Program Pertukaran Mahasiswa (MBKM) Fakultas Hukum UMP dengan Universitas Sang Bumi Ruwah Jurai (SABURAI)
Palembang, 28 Oktober 2022 – Fakultas Hukum Universitas Muhammadiyah Palembang (UMP) kembali menggelar kegiatan yang memperkaya wawasan dan pengalaman akademik bagi mahasiswanya. Pada tanggal tersebut, UMP melaksanakan Program Pertukaran Mahasiswa (MBKM) yang menjalin kerja sama dengan Universitas Sang Bumi Ruwah Jurai (SABURAI). Acara ini mengusung tema “Pemahaman Dasar Hukum dan Kebijakan Publik”, yang bertujuan untuk memberikan pemahaman lebih dalam kepada mahasiswa mengenai dinamika hukum serta kebijakan publik yang berlaku di masyarakat.

Kegiatan yang berlangsung di [lokasi acara] ini dihadiri oleh mahasiswa dari kedua universitas, dosen pembimbing, serta beberapa pejabat terkait. Acara dimulai dengan sambutan dari Dekan Fakultas Hukum UMP, [Nama Dekan], yang menyampaikan betapa pentingnya kolaborasi antarlembaga pendidikan tinggi dalam memperkaya wawasan mahasiswa. “Program MBKM ini merupakan kesempatan emas bagi kita semua untuk saling berbagi ilmu dan pengalaman. Melalui kegiatan ini, kita berharap mahasiswa dapat memperluas pemahaman mereka tidak hanya tentang teori hukum, tetapi juga bagaimana kebijakan publik dijalankan dalam praktik,” ujar Dekan dalam sambutannya.
Sebagai bagian dari program ini, para mahasiswa dari Universitas Sang Bumi Ruwah Jurai (SABURAI) dan Universitas Muhammadiyah Palembang mengikuti serangkaian sesi diskusi dan pembelajaran mengenai dasar-dasar hukum dan kebijakan publik. Materi yang disampaikan oleh para narasumber yang ahli di bidangnya ini memberikan pemahaman tentang bagaimana kebijakan publik dibentuk, diimplementasikan, serta bagaimana pengaruhnya terhadap masyarakat. Selain itu, para mahasiswa juga diajak untuk berdiskusi mengenai peran hukum dalam mendukung kebijakan yang pro-rakyat.
Salah satu sesi menarik dalam acara ini adalah diskusi kelompok, di mana mahasiswa dari kedua universitas bekerja sama untuk menganalisis studi kasus kebijakan publik yang sedang diterapkan di Indonesia. Kegiatan ini memberikan peluang bagi mahasiswa untuk berpikir kritis, berkolaborasi, serta mengembangkan kemampuan analisis dalam konteks kebijakan yang ada.
“Program ini memberi saya perspektif baru tentang bagaimana kebijakan publik dibuat dan bagaimana hukum berperan dalam mendukung kebijakan tersebut. Saya juga belajar banyak dari pengalaman teman-teman dari SABURAI yang punya latar belakang dan pandangan yang berbeda,” ungkap salah satu peserta mahasiswa UMP, [Nama Mahasiswa].
Acara ini juga diwarnai dengan sesi tanya jawab interaktif, yang memungkinkan mahasiswa untuk bertanya langsung kepada para narasumber mengenai isu-isu terkini seputar hukum dan kebijakan publik. Suasana kekeluargaan yang tercipta selama kegiatan ini semakin mempererat hubungan antara mahasiswa UMP dan SABURAI, serta membuka peluang bagi kerja sama lebih lanjut di masa depan.
Menutup acara, [Nama Pembicara], salah satu narasumber dari Fakultas Hukum UMP, menekankan pentingnya peran aktif mahasiswa dalam memahami kebijakan publik, terutama dalam kaitannya dengan hak-hak asasi manusia dan keadilan sosial. “Mahasiswa sebagai generasi penerus bangsa harus mampu berperan aktif dalam proses pembuatan kebijakan yang tidak hanya legal secara hukum, tetapi juga adil dan berpihak pada kepentingan rakyat,” ujar beliau.
Melalui Program MBKM ini, Fakultas Hukum Universitas Muhammadiyah Palembang tidak hanya memberikan pengalaman akademik yang berharga bagi mahasiswanya, tetapi juga membangun jejaring antaruniversitas yang dapat membuka peluang lebih luas dalam pengembangan ilmu hukum dan kebijakan publik. Semoga kerja sama ini dapat terus berlanjut dan memberikan manfaat yang signifikan bagi perkembangan ilmu pengetahuan, khususnya dalam dunia hukum dan kebijakan publik.

