Yudisium Sarjana Fakultas Hukum UM Palembang Semester Genap Tahun Akademik 2025/2026

um-palembang.ac.id – Yudisium Sarjana Fakultas Hukum Universitas Muhammadiyah Palembang Semester Genap Tahun Akademik 2025/2026 dengan tema “Mewujudkan Lulusan Unggul dan Adaftif Berlandaskan Tauhid yang Menjelma dalam Ketulusan Sosial”, pada Kamis 11 Juni 2026. Bertempat di Auditorium Muhammadiyah Sumatera Selatan. Prosesi yudisium tersebut dibuka secara resmi oleh Dekan Fakultas Hukum Universitas Muhammadiyah Palembang Abdul Hamid Usman, S.H., M.Hum., dan turut dihadiri Ketua PWM Sumsel Ridwan Hayatudin, S.H., M.H., Wakil Rektor I Dr. Saleh Hidayat, M.Si., jajaran Wakil Dekan, Ketua Program Studi, Dosen, Ketua IKA M. Syarifudin, S.H., M.H., dan undangan. Yudisium Fakultas Hukum Universitas Muhammadiyah Palembang Tahun Akademik 2025/2026 tersebut, alumni terbaik diraih oleh Yovy Tania dengan Indeks Prestasi Komulatif (IPK) 3,99., Nova Apriana dengan IPK 3,99., dan Dwiky Patra Ramanda dengan IPK 3,99., dari Program Studi Ilmu Hukum.

Dalam sambutannya, Abdul Hamid Usman, S.H., M.Hum., menyampaikan ucapan selamat dan sukses kepada seluruh peserta yudisium yang telah berhasil menyelesaikan studi hingga meraih gelar Sarjana Hukum. “Selamat dan sukses kepada 217 lulusan baru Fakultas Hukum Universitas Muhammadiyah Palembang yang telah berhasil sampai pada tahap yudisium. Ini merupakan hasil dari perjuangan, kerja keras, dan dedikasi selama menempuh pendidikan,” ujarnya. Menurut Abdul Hamid Usman, S.H., M.Hum., keberhasilan menyelesaikan pendidikan tinggi bukanlah akhir dari perjalanan, melainkan awal dari pengabdian dan pembuktian diri di dunia kerja maupun di tengah kehidupan bermasyarakat.

Ia menegaskan bahwa peran alumni dengan bekal keilmuan hukum akan semakin dibutuhkan di berbagai sektor. Kemampuan intelektual, integritas, serta ketangguhan dalam menghadapi tantangan akan menjadi modal utama dalam menjalankan profesi dan pengabdian kepada masyarakat. “Peran alumni dengan kesarjanaan ilmu hukum ini akan mulai tampak dan diperlukan oleh dunia kerja maupun masyarakat. Ketangguhan dan kecerdasan intelektual para alumni akan mulai diuji dan memainkan perannya,” katanya. Dirinya juga mengingatkan bahwa lulusan Fakultas Hukum Universitas Muhammadiyah Palembang harus memiliki keberanian untuk membangun kemitraan, memperluas jejaring, dan aktif berkontribusi dalam kehidupan sosial kemasyarakatan.

Karena menurutnya, seorang sarjana hukum tidak hanya dituntut memahami peraturan perundang-undangan, tetapi juga harus mampu hadir sebagai solusi atas berbagai persoalan hukum yang dihadapi masyarakat. “Sarjana Hukum Universitas Muhammadiyah Palembang harus memiliki keberanian dalam bermitra dan bermasyarakat. Jadilah pribadi yang mampu beradaptasi, membangun komunikasi yang baik, serta memberikan manfaat bagi lingkungan sekitar,” tegasnya. Pada kesempatan itu, ia juga memberikan motivasi kepada para lulusan agar tidak berpangku tangan setelah menyelesaikan pendidikan. Alumni harus terus mengembangkan kompetensi, meningkatkan pengalaman, dan aktif mencari peluang untuk mengembangkan karier.

“Alumni harus dekat dengan Keluarga Alumni Fakultas Hukum Universitas Muhammadiyah Palembang agar terbangun relasi yang kuat. Melalui jaringan alumni, para lulusan dapat memperoleh kesempatan magang awal di kantor-kantor alumni yang telah sukses berkarier di berbagai bidang profesi hukum,” ungkapnya. Pada kesempatan yang sama, Dr. Saleh Hidayat, M.Si., menyampaikan rasa syukur atas terselenggaranya yudisium yang menjadi momentum penting bagi mahasiswa sebelum memasuki dunia profesional dan pengabdian kepada masyarakat. Ia menegaskan bahwa yudisium bukan sekadar seremoni akademik, tetapi merupakan tonggak awal perjalanan para lulusan dalam mengimplementasikan ilmu yang telah diperoleh selama masa studi. “Fakultas Hukum terus berupaya menghasilkan generasi sarjana hukum yang berilmu, berintegritas, dan siap mengabdi kepada masyarakat sesuai dengan nilai-nilai Islam dan Kemuhammadiyahan,” ungkapnya.

Dr. Saleh Hidayat juga memberikan pesan khusus kepada para peserta yudisium agar senantiasa menjaga integritas dan menjunjung tinggi etika profesi dalam setiap langkah pengabdian. Menurutnya, tantangan dunia hukum saat ini semakin kompleks dan dinamis sehingga dibutuhkan lulusan yang tidak hanya menguasai aspek teoritis, tetapi juga memiliki karakter kuat serta kemampuan beradaptasi dengan perkembangan zaman. Ia menekankan bahwa lulusan Fakultas Hukum harus mampu menjadi teladan dalam akhlak, keadilan, dan pengabdian kepada masyarakat. Selain itu, para lulusan juga diharapkan terus mengembangkan kapasitas diri serta menjaga sikap profesional dalam menjalankan tugas dan tanggung jawab di berbagai bidang pekerjaan yang akan mereka geluti. “Jadilah lulusan yang tidak hanya unggul dalam pengetahuan hukum, tetapi juga mampu menjadi teladan dalam akhlak, keadilan, dan pengabdian. Tetaplah menjadi pribadi yang pintar, jujur, santun, terampil, teliti, disiplin, dan rapi dalam setiap aktivitas,” pesannya.