All posts by Humas Fakultas Hukum

03Jul/25

Workshop teknis penyusunan soal ujian semester

Palembang, 01 Juli 2025, Fakultas Hukum Universitas Muhammadiyah Palembang melakukan kegiatan Workshop teknis penyusunan soal ujian semester mengacu pada Capaian Pembelajaran Lulusan (CPL) dan Capaian Pembelajaran Mata Kuliah (CPMK) dalam kerangka kurikulum Outcome Based Education (OBE), yang dilaksanakan pada Selasa, 01 Juli 2025.

kata sambutan oleh Dekan Fakultas Hukum Universitas Muhammadiyah Palembang H. Abdul Hamid Usman, SH.,M.Hum, sekaligus membuka acara.

kata sambutan oleh Wakil Dekan 1 Fakultas Hukum Universitas Muhammadiyah Palembang, Yudistira, S.H.,M.Hum.

kata sambutan oleh ketua UPM Fakultas Hukum Universitas Muhammadiyah Palembang M. Adi Saputra, SH.,M.Kn.

penyampaian materi sebagai Narasumber oleh Dr. Asvic Helida, S.H.,M.H.

penyampaian materi sebagai Narasumber oleh Dr. haryadi, S.H.,M.H.

penyampaian materi sebagai Narasumber oleh Dr. Helwan Kasra, S.H.,M.Hum.

12Jun/25

Yudisium Sarjana Hukum FH UM Palembang Ganjil Tahun Akademik 2024/2025

Palembang, 12 Juni 2025. Fakultas Hukum Universitas Muhammadiyah Palembang menyelenggarakan prosesi Yudisium Tahun Akademik 2024/2025 untuk 204 lulusan Program Studi Ilmu Hukum, yang bertempat di Auditorium Pimpinan Wilayah Muhammadiyah Sumatera Selatan.Prosesi yudisium tersebut dibuka secara resmi oleh Dekan Fakultas Hukum Universitas Muhammadiyah Palembang Abdul Hamid Usman, S.H., M.Hum.

dan turut dihadiri Ketua PWM Sumsel Ridwan Hayatudin, S.H., M.H., Dr. Sri Rahayu, S.E., M.M., Wakil Rektor Bidang Keuangan, Administrasi, Pengembangan Usaha, dan Aset, Teknologi Informasi, jajaran Wakil Dekan, Ketua Program Studi, Dosen, Ketua IKA M. Syarifudin, S.H., M.H., dan undangan. Dalam Yudisium Fakultas Hukum Universitas Muhammadiyah Palembang Tahun Akademik 2024/2025 tersebut, alumni terbaik diraih oleh Pertikal dengan Indeks Prestasi Komulatif (IPK) 4.00., Nafisa Amalia Suci dengan IPK 4.00., dan dr. Arianto dengan IPK 4.00., dari Program Studi Ilmu Hukum.

Abdul Hamid Usman, S.H., M.Hum., dalam sambutannya menyampaikan apresiasi dan kebanggaan atas capaian para lulusan yang berhasil menyelesaikan studi dengan penuh dedikasi dan integritas. Ia menekankan bahwa gelar sarjana hukum bukan hanya simbol akademik, tetapi juga tanggung jawab besar dalam menegakkan keadilan dan menyuarakan kebenaran di tengah tantangan zaman.

“Lulusan Fakultas Hukum Universitas Muhammadiyah Palembang bukan hanya dituntut memiliki kecerdasan intelektual, tetapi juga kepekaan sosial dan integritas moral. Di tangan kalian, hukum tidak hanya akan menjadi perangkat aturan, tapi juga alat perubahan sosial yang berkeadilan,” tegasnya.

Yudisium kali ini juga mencatatkan sejumlah prestasi membanggakan. Tiga lulusan meraih predikat cum laude dengan IPK sempurna, menjadi bukti nyata dari komitmen Hukum Universitas Muhammadiyah Palembang dalam mencetak lulusan yang tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga aktif dalam kegiatan kemahasiswaan, organisasi, dan pengabdian kepada masyarakat.

Abdul Hamid Usman, S.H., M.Hum., juga menekankan bahwa lulusan Fakultas Hukum Universitas Muhammadiyah Palembang dibekali dengan soft skills dan hard skills yang relevan dengan kebutuhan dunia kerja. Mulai dari kemampuan legal drafting, advokasi, hingga pemahaman sistem peradilan berbasis digital. “Kami ingin para lulusan mampu beradaptasi dengan dinamika global, termasuk digitalisasi hukum, tanpa kehilangan nilai-nilai keadilan dan etika profesi,” ujarnya.

Pada kesempatan yang sama, Dr. Sri Rahayu, S.E., M.M., juga memberikan apresiasi kepada para dosen dan seluruh civitas akademika Fakultas Hukum Universitas Muhammadiyah Palembang atas kontribusinya dalam mencetak lulusan yang tidak hanya cerdas secara akademik, tetapi juga memiliki karakter dan jiwa kepemimpinan.

“Para lulusan hari ini adalah wujud dari visi Universitas Muhammadiyah Palembang untuk mencetak generasi muda yang mencerahkan dan membangun bangsa. Fakultas Hukum telah menjadi bagian penting dalam proses itu,” ungkapnya.

Ia juga menyampaikan bahwa Universitas Muhammadiyah Palembang terus berkomitmen mendukung pengembangan akademik dan profesionalisme lulusan melalui peningkatan kualitas pembelajaran, kolaborasi nasional dan internasional, serta pemanfaatan teknologi informasi dalam setiap lini pendidikan.

Dalam Tiga tahun terakhir, Fakultas Hukum Universitas Muhammadiyah Palembang telah menjalin kemitraan dengan berbagai lembaga, termasuk kantor hukum, pengadilan, LSM, serta instansi pemerintah dalam rangka mendukung program magang mahasiswa serta penempatan alumni.

Jejak karier lulusan Universitas Muhammadiyah Palembang pun terus menunjukkan tren positif, dengan banyak alumni yang telah berkiprah sebagai hakim, jaksa, pengacara, notaris, akademisi, maupun aktivis sosial.

10Jun/25

Pengajian, Purnabakti Halal Bihalal dan Pemotongan Hewan Qurban

Palembang, 09 Juni 2025, Fakultas Hukum Universitas Muhammadiyah Palembang melaksanakan kegiatan Pengajian, Purnabakti Halal Bihalal dan Pemotongan Hewan Qurban Kegiatan yang berlangsung di lingkungan kampus Fakultas Hukum Universitas Muhammadiyah Palembang ini menjadi momentum penting untuk mempererat ukhuwah islamiyah, memperkuat nilai-nilai kebersamaan, serta meneguhkan komitmen akademik dan spiritual civitas akademika.

Dekan Fakultas Hukum Universitas Muhammadiyah Palembang, Abdul Hamid Usman, S.H., M.Hum., dalam sambutannya menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan wujud rasa syukur dan kebersamaan keluarga besar Fakultas Hukum. “Alhamdulillah, hari ini kita bisa berkumpul dalam suasana yang hangat dan penuh berkah. Selain pengajian dan halal bihalal, kami juga menyembelih Satu ekor sapi sebagai bentuk pelaksanaan ibadah qurban yang didedikasikan oleh civitas akademika Fakultas Hukum,” ujarnya. Menurut nya penyembelihan hewan qurban ini tidak hanya sebagai bentuk ketaatan kepada Allah SWT, tetapi juga sebagai upaya menanamkan semangat berbagi dan kepedulian sosial di lingkungan kampus. Kegiatan ini sekaligus diharapkan dapat menjadi motivasi bagi seluruh dosen dan tenaga kependidikan untuk terus berkontribusi secara spiritual dan sosial dalam kehidupan kampus.

Fakultas Hukum Universitas Muhammadiyah Palembang terus menunjukkan eksistensinya sebagai salah satu fakultas favorit di lingkungan Universitas Muhammadiyah Palembang. Hal ini ditandai dengan jumlah mahasiswa baru pada tahun 2024 yang mencapai 430 orang lebih, tertinggi di antara seluruh program studi yang ada di Universitas Muhammadiyah Palembang. ini adalah bukti nyata bahwa kepercayaan masyarakat terhadap kualitas pendidikan di Fakultas Hukum Universitas Muhammadiyah Palembang semakin meningkat. Kami bersyukur dan akan terus menjaga amanah ini dengan memberikan layanan akademik terbaik,”

Lebih lanjut, Fakultas Hukum Universitas Muhammadiyah Palembang juga dikenal sebagai fakultas yang tidak hanya mengedepankan aspek akademik, tetapi juga memperkuat karakter mahasiswa melalui integrasi nilai-nilai keislaman. Para alumni Fakultas Hukum Universitas Muhammadiyah Palembang dikenal sebagai lulusan yang unggul, tidak hanya secara intelektual, tetapi juga dalam pemahaman dan pengamalan nilai-nilai agama.

Sebagai bagian dari inovasi layanan pendidikan, mulai tahun 2025 ini, Fakultas Hukum Universitas Muhammadiyah Palembang membuka kelas Reguler B khusus untuk kalangan pegawai atau profesional yang ingin melanjutkan studi hukum tanpa harus meninggalkan pekerjaan. Program ini langsung menjadi salah satu program unggulan yang disambut antusias oleh masyarakat.

“Kelas Reguler B adalah jawaban atas kebutuhan masyarakat pekerja yang ingin melanjutkan studi hukum. Dengan fleksibilitas jadwal dan mutu akademik yang terjamin, kami optimistis program ini akan menjadi pilihan utama,” Selain itu, Fakultas Hukum Universitas Muhammadiyah Palembang juga memperkuat jajaran dosennya dengan bergabungnya 5 dosen baru bergelar Doktor, menggantikan dosen yang telah memasuki masa purnabakti. Penambahan dosen berkualifikasi S3 ini semakin memperkuat kualitas akademik dan mempertegas komitmen fakultas dalam mencetak lulusan yang kompeten dan berintegritas.

Fakultas Hukum Universitas Muhammadiyah Palembang juga terus mengembangkan metode pembelajaran berbasis praktik, terutama pada mata kuliah litigasi. Dalam upaya mendekatkan teori dengan praktik, fakultas aktif menggandeng berbagai mitra, mulai dari kantor hukum, lembaga peradilan, hingga organisasi bantuan hukum.“Kami ingin mahasiswa tidak hanya menguasai teori hukum, tetapi juga memiliki pengalaman praktik sejak dini. Karena itu, kami libatkan mereka langsung dalam simulasi peradilan dan magang di berbagai institusi,”

Purnabakti dan Kehadiran Tokoh-Tokoh Dekan Pada Masanya
Acara purnabakti bagi dosen yang telah menyelesaikan masa tugasnya turut menjadi bagian dari penghargaan yang diberikan Fakultas Hukum Universitas Muhammadiyah Palembang. Dengan penuh haru dan rasa hormat, para dosen yang purnabakti diberikan apresiasi atas dedikasi dan pengabdiannya selama ini.

Hadir dalam kegiatan ini sejumlah tokoh penting, antara lain Ketua Pimpinan Wilayah Muhammadiyah Sumatera Selatan Ridwan Hayatuddin, S.H., M.H., Dekan Fakultas Hukum pada masanya, serta Ketua Ikatan Alumni (IKA) Fakultas Hukum. Kehadiran mereka menandakan eratnya ikatan emosional antara alumni dan almamater serta dukungan penuh terhadap kemajuan fakultas.

Komitmen Terus Melangkah Maju
Abdul Hamid Usman menegaskan bahwa seluruh rangkaian kegiatan ini bukan sekadar seremoni, melainkan bagian dari visi besar Fakultas Hukum Universitas Muhammadiyah Palembang untuk terus melangkah maju dalam mencetak generasi hukum yang profesional, berintegritas, dan berjiwa Islami. “Kami akan terus berbenah, membuka ruang inovasi, memperluas jaringan kemitraan, dan menjadikan Fakultas Hukum UMP sebagai pusat keunggulan hukum berbasis nilai-nilai Islam,” tegasnya.

Dengan semangat kebersamaan, integritas, dan komitmen terhadap pendidikan berkualitas, Fakultas Hukum Universitas Muhammadiyah Palembang menatap masa depan dengan optimisme tinggi, dan siap menjawab tantangan zaman dan memberi kontribusi nyata bagi bangsa dan umat.

29Mei/25

Musyawarah Komisariat IMM FH UM Palembang

Palembang, 28 Mei 2025, ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (IMM) Pimpinan Komisariat Fakultas Hukum Universitas Muhammadiyah Palembang menggelar Musyawarah Komisariat (Musykom) dengan tema “Transformasi Kepemimpinan dalam Rangka Menciptakan Komitmen Berorganisasi Guna Melahirkan Kader Aktif dan Progresif”, pada Rabu, 28 Mei 2025.

Kegiatan ini diselenggarakan sebagai bagian dari proses kaderisasi dan regenerasi kepemimpinan di tubuh IMM, yang menjadi ruh gerakan mahasiswa Islam progresif di kampus. Musyawarah Komisariat dibuka secara resmi oleh Dekan Fakultas Hukum Universitas Muhammadiyah Palembang Abdul Hamid Usman, S.H., M.Hum.

Dalam sambutannya, Abdul Hamid Usman, S.H., M.Hum., mengapresiasi pelaksanaan Musyawarah Komisariat yang menjadi ruang konsolidasi intelektual dan ideologis bagi para kader IMM. Ia menekankan pentingnya kepemimpinan yang lahir dari proses organisasi yang sehat dan berkelanjutan.

“IMM bukan sekadar organisasi, tapi kawah candradimuka yang melatih intelektualitas, spiritualitas, dan semangat perubahan. Kami berharap dari Musykom ini lahir kader-kader pemimpin masa depan yang tidak hanya aktif dalam dunia kemahasiswaan, tapi juga progresif dan responsif terhadap tantangan umat dan bangsa,” ujarnya.

Muskom ini turut dihadiri oleh Pimpinan Cabang IMM Universitas Muhammadiyah Palembang, para Wakil Dekan Fakultas Hukum, serta kader IMM dari berbagai angkatan. Kehadiran pimpinan fakultas dan tokoh-tokoh IMM memperlihatkan kuatnya sinergi antara institusi akademik dan organisasi kemahasiswaan dalam membangun kultur kepemimpinan yang berdaya saing.

Sementara itu, Ketua Pimpinan Cabang IMM Universitas Muhammadiyah Palembang Choky Parian menegaskan bahwa Musykom adalah forum tertinggi di tingkat komisariat yang menjadi wahana strategis untuk memilih pemimpin baru, menyusun program kerja, serta memperkuat nilai-nilai dasar gerakan IMM, yaitu religiusitas, intelektualitas, dan humanitas. “Transformasi kepemimpinan bukan sekadar mengganti personalia, tapi memperbarui semangat perjuangan dan mengokohkan visi IMM sebagai gerakan mahasiswa Islam yang transformatif,” jelasnya.

Ia mengungkapkan bahwa IMM harus terus beradaptasi dengan dinamika zaman, termasuk dalam membangun komitmen organisasi yang kokoh dan mendorong kader untuk aktif dalam ruang-ruang strategis. Musykom IMM Fakultas Hukum Universitas Muhammadiyah Palembang ini juga menjadi momentum penting untuk menyatukan langkah dan menyusun strategi organisasi ke depan, termasuk memperkuat peran IMM di tengah tantangan mahasiswa hukum yang dihadapkan pada kompleksitas sosial dan hukum di Indonesia.

24Mei/25

Dr Serlika Raih Penghargaan Rekor MURI, Untuk Dosen Perempuan Penulis Buku Ilmu Hukum Terbanyak

Dr Serlika Aprita SH MH bisa menjadi panutan bagi generasi muda Indonesia, khususnya dalam dunia menulis buku. Bagi Serlika, menulis buku merupakan salah satu cara penting menghidupkan literasi. “Menulis buku tak hanya sekadar kegiatan menulis, tetapi juga merupakan investasi penting dalam pengembangan literasi dan kecakapan hidup seseorang,” ujarnya, Dari kegemarannya menulis buku ini mengantarkannya memperoleh penghargaan Museum Rekor Dunia Indonesia (MURI). Wanita kelahiran 17 April 1990 itu menjadi “Dosen Perempuan yang Menulis Buku Ilmu Hukum  Terbanyak Sejumlah 35 Buku” versi MURI.

Dosen Fakultas Hukum Universitas Muhammadiyah (UM) Palembang ini mulai merambah dunia menulis buku ini sejak tahun 2013 mulai dari memasukan buku karya pertamanya pada penerbit lokal. Kebiasaan menulis diary semenjak saya mengenyam pendidikan di SMP. Hal ini membuat saya terbiasa menulis,” Dikatakan, pada saat menerbitkan buku pertamanya, Serlika sempat mengalami keraguan, tetapi waktu itu Serlika berprinsip, “Jika saat kita menulis kita hanya terpaku pada karya-karya hebat orang lain, maka tidak akan pernah ada satu hasil karya yang bisa kita hasilkan”.

“Sebagai penulis yang baik, tentunya saya sangat terbuka dengan saran dan kritik yang bersifat membangun dari semua pihak demi kesempurnaan karya tulisan saya,” tuturnya.  Sebelumnya perempuan ini meraih gelar Doktor saat berusia 28 tahun dan menjadikannya sebagai peraih Doktor Ilmu Hukum termuda dari Universitas Sriwijaya (UNSRI)  dengan Indeks Prestasi Komulatif (IPK) 3.9 atau hampir menyandang cumlaude.

Namun karena masa studi berlangsung 4 tahun 6 bulan, wanita yang disapa Serlika ini tidak bisa menyandang predikat tersebut lantaran cuti melahirkan.

Serlika berharap, capaian dari MURI  yang diraihnya di dunia Pendidikan Literasi bisa jadi motivasi bagi generasi muda agar lebih bisa berkarya dan memberikan kontribusi untuk kebaikan bangsa.

“Bagi saya semua ini bukan sekadar pencapaian, tetapi batu loncatan untuk terus berkarya dan berkontribusi bagi dunia pendidikan, Rekor atau prestasi ini membuat Serlika semakin bersemangat berkarya supaya lebih bermanfaat untuk masyarakat.

“Tidak merasa lebih baik dari yang lain. Namun, anak muda harus memiliki mimpi yang tinggi supaya hidup kita mempunyai arah dan tujuan masa depan yang fokus,” Prestasi Dr Serlika Aprita SH MH ini pun  mendapat ucapan selamat dari kolega maupun civitas akademika, di antaranya berasal dari Prof  Dr Ali Ghanie SPPD K-KV, Guru Besar FK Universitas Sriwijaya. “Saya mengucapkan selamat kepada Dr Serlika Aprita SH MH atas anugerah rekor MURI yang diperoleh sebagai Dosen Perempuan Penulis Buku Ilmu Hukum Terbanyak. Semoga selalu menginspirasi dan terus menghasilkan karya-karya yang berkualitas bagi negeri,” terangnya.   

“Semoga selalu menginspirasi dan menghasilkan karya-karya paling berkualitas di negeri ini dan selalu dalam berkah Allah SWT,”