STUDI BANDING ANGKATAN 2016 FHUMP

Pada tanggal 9 hingga 18 Juli 2019, Angkatan 2016 Fakultas Hukum Universitas Muhammadiyah Palembang (FH UMP) mengadakan studi banding yang melibatkan mahasiswa dan dosen sebagai bagian dari program pengembangan akademik dan wawasan mereka. Studi banding kali ini membawa rombongan mahasiswa dan dosen ke beberapa kota besar di Indonesia, yaitu Palembang, Jakarta, Bandung, Yogyakarta, Bromo, dan Bali. Kegiatan ini bertujuan untuk memberikan pengalaman langsung kepada mahasiswa mengenai diversitas hukum di berbagai daerah serta mengembangkan pemahaman mereka tentang sistem hukum di tingkat nasional.

Studi banding ini dirancang untuk memberikan wawasan yang luas mengenai berbagai aspek hukum di Indonesia melalui kunjungan ke lembaga-lembaga hukum, perusahaan hukum, peradilan, serta instansi pemerintahan yang relevan dengan bidang studi mereka. Selain itu, mahasiswa juga diberi kesempatan untuk mengalami budaya lokal yang berbeda-beda, sehingga dapat memperkaya konteks sosial dan budaya yang berkaitan dengan penerapan hukum di masyarakat.

Kegiatan di Palembang

Studi banding dimulai di Palembang, kota asal Universitas Muhammadiyah Palembang, di mana mahasiswa mendapatkan kesempatan untuk lebih mendalami penerapan hukum di daerah mereka sendiri. Kegiatan ini diawali dengan kunjungan ke instansi-instansi pemerintahan dan lembaga-lembaga hukum setempat, di mana mahasiswa dapat berdiskusi langsung dengan praktisi hukum dan pejabat pemerintah tentang isu-isu hukum yang relevan dengan kondisi daerah.

Jakarta: Kunjungan ke Lembaga Hukum Nasional

Selanjutnya, rombongan melanjutkan perjalanan ke Jakarta, ibu kota negara, yang menjadi pusat kegiatan politik dan hukum di Indonesia. Di Jakarta, mahasiswa melakukan kunjungan ke Mahkamah Konstitusi (MK), Komisi Yudisial, serta lembaga-lembaga negara lainnya yang berperan dalam sistem hukum di Indonesia. Mahasiswa diberi kesempatan untuk berdialog langsung dengan praktisi hukum dan pejabat lembaga negara mengenai tantangan-tantangan yang dihadapi dalam penegakan hukum di tingkat nasional. Kegiatan ini memberikan wawasan yang sangat berharga tentang dinamika hukum di tingkat pusat.

Bandung: Mempelajari Hukum di Perguruan Tinggi Terkemuka

Berikutnya, rombongan menuju Bandung, kota yang terkenal dengan tradisi akademiknya. Di Bandung, mahasiswa mengunjungi beberapa perguruan tinggi terkemuka dan lembaga riset hukum yang ada di kota tersebut. Mereka berdiskusi dengan para dosen dan mahasiswa dari Fakultas Hukum Universitas Padjadjaran (Unpad) mengenai berbagai topik hukum kontemporer yang sedang berkembang. Diskusi ini memberikan kesempatan kepada mahasiswa Fakultas Hukum UMP untuk membandingkan kurikulum dan metode pembelajaran yang diterapkan di kedua universitas, serta memperkaya perspektif mereka tentang pendidikan hukum di Indonesia.

Yogyakarta: Memahami Hukum dalam Konteks Budaya

Perjalanan dilanjutkan ke Yogyakarta, kota budaya yang terkenal dengan kekayaan tradisi dan sejarahnya. Di Yogyakarta, rombongan melakukan kunjungan ke berbagai lembaga hukum yang terlibat dalam upaya pelestarian hukum adat dan sistem peradilan yang berakar pada budaya setempat. Mahasiswa juga mendapatkan kesempatan untuk belajar mengenai peran hukum dalam menjaga keseimbangan antara adat dan hukum positif di Indonesia, terutama dalam konteks penerapan hukum adat di masyarakat.

Bromo: Melihat Hukum dalam Konteks Lingkungan

Selanjutnya, rombongan menuju ke Bromo, kawasan yang dikenal dengan keindahan alamnya yang luar biasa. Di Bromo, mahasiswa diajak untuk mempelajari aspek hukum lingkungan melalui kunjungan ke beberapa organisasi lingkungan yang bekerja dalam upaya pelestarian alam dan penegakan hukum lingkungan. Mahasiswa berdiskusi dengan praktisi hukum yang bekerja di bidang hukum lingkungan untuk memahami tantangan yang dihadapi dalam perlindungan lingkungan hidup di Indonesia, serta peran hukum dalam menangani masalah seperti deforestasi dan kerusakan ekosistem.

Bali: Menyaksikan Hukum dalam Kehidupan Masyarakat

Perjalanan berakhir di Bali, pulau yang terkenal dengan budaya dan pariwisatanya. Di Bali, rombongan melakukan kunjungan ke beberapa lembaga yang bergerak dalam bidang pariwisata dan hukum pariwisata, termasuk perusahaan hukum yang menangani isu-isu hukum yang berkaitan dengan pariwisata. Mahasiswa belajar tentang bagaimana hukum diterapkan untuk mendukung sektor pariwisata yang berkembang pesat, serta pentingnya perlindungan hukum bagi para pelaku usaha dan wisatawan.

Penutupan dan Refleksi

Selama perjalanan, mahasiswa diberikan kesempatan untuk melakukan refleksi dan diskusi mengenai apa yang telah mereka pelajari di setiap kota yang dikunjungi. Mereka membahas pengalaman mereka tentang perbedaan penerapan hukum di berbagai daerah, serta tantangan-tantangan yang dihadapi oleh sistem hukum Indonesia. Kegiatan ini tidak hanya memberikan wawasan akademik yang sangat berharga, tetapi juga membuka perspektif luas mengenai penerapan hukum dalam konteks yang berbeda.

Studi banding ini memberikan manfaat yang luar biasa bagi mahasiswa Fakultas Hukum UMP, karena mereka tidak hanya memperoleh pengetahuan teoretis, tetapi juga pengalaman praktis yang memperkaya pemahaman mereka tentang sistem hukum Indonesia yang dinamis. Dengan mengenal berbagai aspek hukum di beberapa kota besar di Indonesia, mahasiswa diharapkan dapat menjadi praktisi hukum yang lebih siap menghadapi tantangan global dan lokal, serta mampu memberikan kontribusi positif dalam pengembangan hukum di Indonesia.

Studi banding ini juga semakin mempererat hubungan antara Fakultas Hukum UMP dengan lembaga-lembaga hukum dan perguruan tinggi terkemuka di Indonesia, serta membuka peluang untuk kerja sama akademik dan penelitian bersama di masa depan. Sebagai penutup, kegiatan ini memberikan pengalaman yang tak ternilai bagi para peserta, yang diharapkan dapat membawa dampak positif dalam kehidupan akademik mereka dan karir mereka di dunia hukum.