Simulasi Pelaksanaan Visitasi/ Asesmant Lapangan Re- Akreditasi Prodi Ilmu Hukum FH.UMP

Pada hari Jumat, 5 Juni 2020, Fakultas Hukum Universitas Muhammadiyah Palembang (UM Palembang) melaksanakan Simulasi Pelaksanaan Visitasi/Assessment Lapangan Re-Akreditasi Program Studi Ilmu Hukum yang diselenggarakan untuk mempersiapkan seluruh elemen fakultas dalam menghadapi penilaian dari Badan Akreditasi Nasional Perguruan Tinggi (BAN-PT). Kegiatan simulasi ini merupakan bagian dari rangkaian persiapan yang bertujuan untuk memastikan bahwa semua dokumen, fasilitas, dan program akademik sudah sesuai dengan standar yang ditetapkan oleh BAN-PT.

Simulasi ini dilaksanakan di Aula Fakultas Hukum UM Palembang pada pukul 09.00 WIB dan dihadiri oleh seluruh pimpinan fakultas, dosen, serta staf yang terlibat langsung dalam proses akreditasi. Dekan Fakultas Hukum, Nur Husni Emilson, SH., S.Pn., MH, membuka acara ini dengan memberikan sambutan yang menegaskan pentingnya simulasi ini untuk menilai kesiapan Fakultas Hukum dalam menghadapi visitasi yang akan datang.

“Sebelum kita benar-benar menghadapi visitasi dari BAN-PT, simulasi ini sangat penting untuk menguji kesiapan kita. Ini adalah kesempatan bagi kita semua untuk melihat bagaimana kita dapat menjelaskan dengan jelas dan tepat mengenai semua aspek yang dinilai dalam akreditasi,” ujar Dekan, mengingatkan semua peserta akan pentingnya evaluasi internal sebagai persiapan akhir.

Simulasi ini dimulai dengan pemaparan mengenai berbagai aspek yang akan dievaluasi oleh tim asesmen BAN-PT, antara lain: kurikulum, kualitas pengajaran, fasilitas, manajemen administrasi, serta kontribusi fakultas terhadap masyarakat. Setiap bidang yang terlibat dalam proses akreditasi diberikan kesempatan untuk mempresentasikan persiapan mereka.

M. Soleh Idrus, SH., MH, Wakil Dekan I yang bertanggung jawab dalam bidang akademik, memulai dengan menjelaskan tentang kurikulum yang diterapkan di Program Studi Ilmu Hukum. Beliau menjelaskan bagaimana kurikulum tersebut telah disusun untuk memenuhi kebutuhan dunia kerja dan perkembangan hukum terkini. “Kami sudah memastikan bahwa kurikulum ini tidak hanya relevan dengan perkembangan dunia hukum, tetapi juga mengikuti standar yang ditetapkan oleh BAN-PT, serta memberikan ruang bagi mahasiswa untuk mengembangkan kompetensi yang dibutuhkan dalam praktik hukum,” ungkap M. Soleh Idrus.

Mona Wulandari, SH., MH, Wakil Dekan II yang menangani bidang administrasi, memberikan penjelasan mengenai manajemen administrasi yang ada di Fakultas Hukum. “Kami telah menyusun sistem administrasi yang transparan dan efisien. Semua data dan laporan yang dibutuhkan untuk akreditasi sudah kami persiapkan dengan rapi dan dapat diakses dengan mudah,” kata Mona Wulandari. Ia juga menjelaskan pentingnya pengelolaan data mahasiswa yang akurat dan pembaruan dokumen yang selalu disesuaikan dengan peraturan yang berlaku.

Mulyadi Tanzili, SH., MH, Wakil Dekan III yang menangani sarana dan prasarana, mengungkapkan kesiapan fakultas dalam hal fasilitas pendukung pembelajaran. “Kami terus memperbarui fasilitas yang ada, baik ruang kelas, laboratorium, serta infrastruktur pendukung lainnya yang dapat menunjang proses pembelajaran baik secara daring maupun tatap muka. Kami juga berkomitmen untuk menyediakan teknologi pembelajaran yang mendukung kelancaran perkuliahan,” ujar Mulyadi Tanzili.

Setelah pemaparan dari masing-masing bidang, simulasi dilanjutkan dengan sesi tanya jawab dan diskusi yang dipandu oleh tim asesmen yang berperan sebagai pengganti tim asesmen BAN-PT. Dalam sesi ini, para dosen, staf akademik, dan administrasi Fakultas Hukum diberikan kesempatan untuk menjawab berbagai pertanyaan yang diajukan oleh tim asesmen mengenai implementasi kebijakan, pengelolaan administrasi, serta pengajaran dan pembelajaran di fakultas.

Tim asesmen memberikan pertanyaan yang mendalam mengenai berbagai hal, seperti bagaimana fakultas mengelola proses pembelajaran daring selama pandemi COVID-19, serta bagaimana cara fakultas menangani kendala yang dihadapi oleh mahasiswa dan dosen. “Bagaimana cara fakultas memastikan mahasiswa tetap mendapatkan pengalaman belajar yang optimal, terutama dalam perkuliahan daring?” tanya salah seorang anggota tim asesmen.

Dosen dan staf Fakultas Hukum menjelaskan bahwa berbagai upaya telah dilakukan untuk memastikan bahwa pembelajaran tetap berjalan efektif, seperti pengoptimalan penggunaan platform daring, penyediaan bahan ajar yang mudah diakses, serta dukungan teknis bagi mahasiswa yang mengalami kesulitan dalam akses pembelajaran.

Simulasi juga mencakup ujian praktik di mana dosen memberikan presentasi tentang inovasi yang diterapkan dalam pengajaran, serta menjelaskan bagaimana proses evaluasi dilakukan secara daring. Beberapa dosen juga mendemonstrasikan penggunaan platform pembelajaran online untuk menunjukkan kesiapan fakultas dalam memfasilitasi pembelajaran yang interaktif dan berkualitas meskipun dilakukan secara jarak jauh.

Setelah sesi tanya jawab selesai, Dekan Nur Husni Emilson memberikan evaluasi terhadap jalannya simulasi tersebut. “Simulasi hari ini memberikan banyak masukan yang sangat berguna. Kami harus terus memperbaiki hal-hal yang masih perlu diperbaiki dan menyempurnakan persiapan kami. Secara keseluruhan, saya merasa kita sudah berada di jalur yang tepat. Mari kita terus bekerja sama untuk memastikan fakultas kita siap sepenuhnya menghadapi visitasi yang akan datang,” ujar Dekan.

Di akhir acara, Dekan juga mengingatkan pentingnya kerja sama yang solid antar semua elemen fakultas untuk memastikan bahwa seluruh aspek yang dinilai oleh BAN-PT dapat dijelaskan dengan jelas dan meyakinkan. “Visitasi ini bukan hanya tentang mendapatkan predikat akreditasi, tetapi tentang bagaimana kita bisa lebih maju dan memberikan pendidikan yang lebih baik bagi mahasiswa kita,” tambahnya.

Simulasi Pelaksanaan Visitasi/Assessment Lapangan Re-Akreditasi Program Studi Ilmu Hukum ini diharapkan menjadi langkah penting dalam memastikan bahwa Fakultas Hukum UM Palembang siap menghadapi visitasi akreditasi sesungguhnya. Dengan segala persiapan yang matang, fakultas ini berkomitmen untuk meningkatkan kualitas pendidikan hukum yang diberikan, serta menciptakan lingkungan akademik yang lebih baik untuk mendukung perkembangan profesionalisme di bidang hukum.

Dengan terlaksananya simulasi ini, Fakultas Hukum UM Palembang semakin yakin bahwa mereka berada pada jalur yang tepat dalam meraih hasil yang terbaik dalam proses akreditasi ini, serta terus berupaya mewujudkan visi dan misinya untuk menjadi fakultas hukum yang unggul dan terpercaya.